Showing posts with label WISHES. Show all posts
Showing posts with label WISHES. Show all posts

Wednesday, November 2, 2011

hard feelings

Tonight it's a long night that I have never had.
I couldn't sleep till late coz my feeling is very disappointed of something. I never imagine that I will be a different person right now, so awfull in my life...........
But I always thanks to Allah SWT that in the last of my life God gave me a better life with my family always around me, love me and care of me.


Sunday, November 15, 2009

Heart feeling

Today, my feeling is so empty, there is no activities at all. I don't know what in my mind, I feel that so lonely eventhough my family is suround me. Sometimes, I would like to go far away that nobody can find me, but I can not do that because I don't want to stay far away from my grandchilds, you know, I love them very much more than my self. They are so cute and smart, they always make me laugh and happy.

But I am so confuse in my mind, about my destiny, that God always give me many things in contradiction. Almost all of my dreams come true, which I have two kids who are good and devoted children. But why I am still something in my mind. Actually, I must be happy because everything is going smooth and easy in my life, like both of my kids have a good job and career and have happy family so far.

Oh God, please give me a clue that can make me release in my mind, I can not stand any longer with my burden. I would like to get rid of it, which make me sometimes unhappy and desperate.

I wish God bless me, always give me support, guide me and lead me to overcome all of my problem.

Saturday, February 21, 2009

Serba-serbi 2009

Rasanya sudah lama sekali aq nggak mengunjungi blog ini, sampai2 aq rindu sekali untuk menyapanya.
Tahun 2009 sudah lama berlalu, seperti juga dengan aktivitas aq berjalan trus mengalir seperti biasanya dengan kesibukan yang monotone dan tidak banyak perubahannya.

Akan tetapi ada satu yang aku rasakan berbeda adalah perasaan kehangatan yang sekarang kudapatkan dengan beradanya aq diantara anak2 n cucu tersayang. Dimana aq tidak pernah lagi merasakan kerinduan dan kesepian yang mendera, karena anytime aq akan selalu berdekatan dengan mereka, aq dapat melepaskan kerinduan dan kasih sayangku kepada cucu2 tersayang tanpa butuh waktu lama untuk mendekapnya dengan penuh ketulusan dan kasih sayang seorang eyang yang sangat mendedikasikan kehidupannya dengan ikhlas.

Terlebih lagi hari ini dimana aq telah bisa menyalurkan keinginanku untuk dapat berkomunikasi dengan sahabat2 ku melalui internet yang telah diwujudkan oleh anakku tercinta. Terima kasih ya nak engkau telah mewujudkan impian ibu yang sudah sangat lama diimpikan.

Aq hanya trus berdoa semoga kesenangan dan kebahagiaan ini akan dapat aq nikmati sampai akhir hayatku, dapat menikmati masa tua dengan penuh ketenangan dalam mengasuh anak2 - cucu2, menjadi anak2 yang soleh dan soleha, selalu di jalan Allah SWT dan berguna bagi nusa -bangsa.



Monday, December 29, 2008

Menyambut Tahun Baru

Sudah lama sekali aku tidak menulis disini sampai kangen sekali aku untuk mengisinya. Maklumlah bulan2 lalu aku sedang sibuk boyongan dari rumah lama ke rumah baru, tapi bukan berarti aku sudah memiliki rumah baru alias beli lho, tapi sekarang aku tinggal dengan anakku yang bungsu notabene back to oldhouse katanya. Sebetulnya aku tidak mau merepotkan anak-anakku akan tetapi mereka selalu saja minta agar aku bisa tinggal bersama mereka katanya takut kalau aku sakit tidak ada yang merawatnya. Buatku banyak sekali positivenya karena dengan kepindahanku berarti lebih dekat dengan anak-cucu dimana buatku mereka adalah se-gala2nya, aku rela berkorban apa saja demi kebahagiaan mereka. Aku selalu merindukan mereka siang dan malam, kadang2 terbersit di pikiranku untuk bisa selalu bersama mereka akan tetapi hal itu adalah suatu impian yang tidak akan terjadi atau hanya suatu ilusi buat orang tua seperti aku atau seperti yang lainnya.

Mendekati tahun baru, anak2 sudah punya acara masing2, tadi malam anak & menantu berangkat ke Slo naik kereta untuk merayakan malam tahun baru di puncak Gunung Lawu. Meskipun dengan berat hati aku melepaskan keberangkatan mereka, tapi bagaimana lagi mereka khan sudah punya keluarga sendiri, dan aku selalu berpikir anak-cucu adalah titipan Allah SWT yang harus aku jaga dan pelihara semampuku, hanya doaku yang menyertai mereka agar selamat sampai kembali kepangkuanku.

Anakku yang besar mau melewati acara liburannya di Bandung, aku sangat senang mendengar bahwa mereka akan pergi menginap di Bandung walaupun hanya semalam. At least itu sudah cukup membikin cucuku Ima antusias, dimana selama ini liburannya selalu diisi dengan jalan2 dari Mall ke Mall, Toko buku dsb. Aku tidak bisa menyalahkan bapak-ibunya karena memang kondisinya masih pada muda dimana kesibukannya masih menghabiskan waktu dan energinya sesuai dengan dedikasi mereka sebagai pekerja2 yang tangguh.

Aku merasa bangga sekali dengan prestasi anak2 ku baik di keluarga, kantor dan masyrakat. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rachmad, hidayah, berkahnya dan membimbing mereka di jalan yang benar. Amin.

Tuesday, October 7, 2008

SERBA-SERBI LEBARAN

Setelah menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh, tibalah hari kemenangan yang kita nantikan.

Sejak gema takbir berkumandang, mulailah kegiatan rutinitas untuk menyambut Lebaran tiba, dimana hari istimewa yang telah kita nantikan tiba dengan segala pengorbanan dan ketulusan hati selama sebulan penuh.
Sore hari sebelum berbuka puasa yang terakhir, saya sudah merencanakan untuk menjemput cucu tercinta dari rumahnya untuk bermalam dirumah saya. Tentu saja ini adalah hal yang sangat meggembirakan saya karena baru kali ini saya akan menikmati malam takbiran bersama cucuku Ima yang sangat bisa menghibur dan menyejukkan hati seorang eyang yang sudah mulai tua dan merindukan kasih sayang dari anak2 dan cucu2 nya. Benar sekali malam tersebut saya lalui dengan penuh kegembiraan dimana ada keceriaan seorang cucu yang menemani saya dalam menghadapi Lebaran esok hari. Tapi apa gerangan yang terjadi, cucuku tersayang sangat susah sekali untuk tidur malam tersebut, mungkin karena terlalu exited untuk membantuku memasak makanan yang akan dihidangkan esok hari. Akhirnya dengan susah payah dan usaha yag maksimal cucuku terlelap juga pada pukul 04:00 dinihari dengan sangat damai sedangkan saya dibantu oleh Nia menyelesaikan tugas menyiapkan makanan satu demi satu, dimana makanan tersebut adalah makanan faforit anak2 saya yaitu sup buntut, opor ayam dan sambal goreng hati.

Pada pukul 10:00 datanglah anakku yang pertama ber-sama2 anak bungsu dan suaminya. Aku sambut kedatangan mereka dengan suka cita karena pada moment2 seperti inilah saya sangat merasakan kebahagiaan yang tiada tara sebagai orang tua yang selalu mengharapkan kunjungan dari orang2 yang dicintainya terutama keluarganya. Trus menyusul anak bungsu saya bersama isteri setelah selesai dari sowan mertuanya.

Akhirnya setelah waktu bergulir menjelang sore saya sendiri lagi setelah anak-cucu saya pulang satu demi satu, tapi moment itu akan selalu terpateri didalam benak saya dan akan saya tunggu selama Allah SWT memberi kesempatan pada saya untuk menikmatinya.

Terima kasih ya Allah, engkau telah memberikan kenikmatan kepadaku dengan anak2 & cucu2 yang baik dan sayang serta berbakti pada orang tua semoga mereka menjadi kafilah2 Mu dunia - akhirat. Amin Ya Robbal Alamin.




Monday, September 8, 2008

PUASA TIBA

Hi, rasanya sudah lama sekali aku tidak mengunjungi blog aku berhubung aku agak sakit2an akhir2 ini. Ada saja yang dirasakan sakit sampai2 terpaksa aku pergi ke dokter pribadiku yang selalu care akan kesehatanku.
Memang sudah sejak sebelum bulan puasa tiba aku merasa kurang fit apalagi banyak hal2 yang menyebabkan kesehatanku kurang prima. Tapi dengan datangnya bulan Ramadhan yaitu bulan suci yang dinantikan oleh kita semua keadaanku sudah mulai membaik dengan menjaga hal2 yang merupakan larangan yang kalau aku langgar bisa memperparah kondisiku.
Apalagi larangan yang satu ini yaitu "tidak boleh me nggendong2 cucu" dimana hal yang paling membahagiakan aku selama ini. Aku lalui bulan suci ini dengan menjalankan ibadah puasa seperti tahun2 lalu dimana sudah beberapa tahun ini aku selalu berusaha memenangkannya dengan puasa penuh. Seperti biasa aku selalu ditemani oleh seseorang yang sangat menyayangiku dan penuh dedikasi untuk membantuku dimana saat bantuan itu sangat aku perlukan. Dia adalah seorang anak yang ikut aku sejak remaja dan sudah terbukti loyalitas dan kredibilitasnya boleh dikata jarang ditemui sekarang ini. Hal itu sangat aku sadari setelah aku mulai menjadi tua dimana aku sudah tidak seperti dulu lagi, dimana anak-anakku sudah mulai sibuk dengan urusan rumah tangganya masing2.
Dilain pihak aku merasa bangga dengan anak2 ku yang selalu berusaha mandiri dan tidak merepotkan aku sebagai orang tuanya karena mungkin mereka menyadari bahwa aku juga bukan orang yang berlebihan malahan aku sering dibantu oleh mereka terutama dalam hal2 yang menyangkut kesehatanku.
Mudah2an aku bisa menjalani puasa ini dengan penuh khidmat, pasrah dan selalu berdoa semoga Allah SWT dapat melindungiku dari larangan2Nya dan menjauhkan segala sesuatu yang dapat menjerumuskan aku kepada hal2 yang tidak di ridhoiNya.'

Monday, July 21, 2008

Canthing

Hallo, apa kabar semua, kita jumpa lagi yach setelah aku absen beberapa waktu.

Maklum kemarin2 aku lagi sibuk dengan kerjaan aku, yang mau nggak mau harus aku dahulukan karena pekerjaan itulah yang menghidupi aku sehingga aku bisa mandiri dan punya kebanggaan karena aku masih bisa exist walaupun umur sudah menua dan tenaga makin menipis.

Aku beberapa waktu yang lalu sedang asyik membaca buku karangannya mas Arswendo - pengarang yang sangat aku kagumi dalam beberapa hal. Kecuali itu memang dia adalah teman sekolahku sejak SMP dimana kami dibesarkan dikota yang sama dan dengan basic keluarga yang tidak jauh berbeda.
Ada beberapa karangannya yang aku koleksi, dan yang baru saja aku selesaikan adalah karangan dia - berjudul "Canthing" yang menggambarkan kehidupan priyayi Solo yang notabene masih agak berbau keraton. Aku sangat asyik membacanya meskipun makan waktu beberapa hari, akan tetapi paling tidak aku tidak merasa bosan dan bisa menikmati serta menghayati kata demi kata yang telah dituangkannya untuk menggambarkan tokoh2 yang diperankannya. Penggambaran karakternya sangat kuat sekali dimana sekali baca aku tidak pernah melupakannya dan setiap nama tokoh tersebut disebut aku bisa membayangkan bagaimana sosok tersebut sangat lekat di pikiran aku dan membikin karangan tersebut hidup dan menarik.

Kenapa aku sangat mengagumi pribadi seorang Arswendo, yach karena dia adalah pribadi yang sangat kuat, smart, ceplas-ceplos sehingga sangat mudah bagi kita untuk menangkap apa yang tersirat didam setiap statementnya. Juga Arswendo adalah seorang yang sangat low-profile dimana dengan kesuksesan yang telah dicapainya dia tidak pernah merasa sombong tidak seperti figur2 lainnya dimana setelah mencapai sukses atau menjadi orang besar menjadi lupa kacang akan kulitnya, dimana kebanyakan mereka akhirnya akan jatuh karena tiga hal yaitu : tahta, harta dan wanita. Dia adalah sosok yang sangat kuat pribadinya, tidak pernah melupakan orang2 yang telah mensuport dirinya sehingga menjadi Arswendo yang sekarang, seorang suami dan ayah yang baik, juga teman yang rendah hati dan tidak pernah memilih teman. Semoga dia tidak akan berubah dengan prinsipnya, menjadi sosok yang kuat dan tidak mudah terpolusi oleh keadaan yang semakin tidak jelas.

Bravo mas Arswendo, aku selalu menunggu karya2mu yang baru, sukses selalu.





Thursday, July 10, 2008

PRINCE NARA




Rasanya sudah lama sekali aku tidak bersahabat dengan blog aku, yang jarang sekali ku sentuh2 lagi sejak lama, karena banyak pekerjaan yang mesti aku selesaikan, apalagi banyak pula hal2 yang harus ditangani sampai tuntas.

Sekarang ini aku mau menceritakan hal2 yang menggembirakan yang bisa membikin hati seorang eyang putri lupa akan masaalah2 yang berat yang mesti dirampungkan sampai tuntas.

Pada tanggal 20 April lahirlah seorang pangeran kecil dimana sudah lama sekali aku menunggu dan mengharapkan kehadirannya. Seorang bayi mungil yang sangat bermakna didalam hidup aku dimana perlu persiapan didalam menantikan kelahirannya. Sebetulnya aku sudah mempunyai seorang cucu perempuan yang cantik, pintar dan pandai sekali mengambil hati semua orang. Dimana-mana dia selalu menjadi pusat perhatian semua orang karena dia adalah bayi yang sangat cerdik, dialah Ima (Swastinika Naima Moertadho) demikian kami semua memanggilnya. Dia adalah cucuku yang pertama dan banyak sekali suka maupun dukanya didalam proses kelahirannya - dimana Ima kecil harus mengalami operasi yang sangat lama, untuk menyempurnakan kesehatannya dan menghindari hal2 yang tidak kami inginkan. Beruntung sekali kami bisa memiliki cucu seperti dia dan membesarkan Ima dengan kasih-sayang yang total.

Sekarang Ima sudah besar - sudah kelas empat, malah hampir kelihatan sudah gadis karena bodynya memang bongsor dengan tinggi badan yang lebih dari rata2 karena warisan dari bokapnya.

Akhirnya dengan penantian yang lama dengan penuh kesabaran kami semua mendapatkan reward dengan kehadiran cucu baru aku, seorang pangeran kecil yang kami namakan Nararya Wimatsara Moertadho. Bayi mungil yang sangat lucu, cute dan menawan hati siapa saja yang memandangnya.
Aku sangat antusias sekali untuk menimangnya, kangen sekali kalau tidak melihatnya lebih dari 1/2 hari, akan tetapi aku terpaksa tidak bisa sering2 menengoknya karena kondisi aku sudah mulai menua dan juga hari2ku masih disibukkan dengan bekerja dan bekerja untuk mencari sesuap nasi demi kelangsungan hidup aku. Jadi dimana ada kesempatan aku selalu pergi menengoknya hanya untuk sekedar melepas kerinduan hati ini dimana hari2ku selalu sepi karena anak2ku sudah mulai mempunyai projo sendiri yang memang sudah tidak sepantasnya aku mengganggu / merecokinya. Aku mencoba untuk mencari kesibukan untuk mengisi hari tuaku. Memang anak2ku adalah anak2 yang hormat dan berbakti pada orang-tua, dimana sudah sering anak2 membujukku untuk tinggal bersama mereka, akan tetapi aku sendiri yang tidak bersedia karena aku tidak mau / enggan merepotkan mereka dimana mereka masih belum kokoh berdiri dan masih banyak persoalan yang mereka harus hadapi. Aku hanya berdoa semoga kebahagiaan aku akan lebih bermakna lagi dengan munculnya cucu dari anakku yang ragil, ya entah kapan hal itu akan terjadi hanya didalam sholatku aku tidak pernah lupa memohon kepada Allah SWT agar anakku yang bungsu dapat dikaruniai keturunan yang soleh/soleha yang dapat melengkapi kebahagiaan keluarga kecilnya. "Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kabulkanlah permintaan hambamu ini, hanya kepada Mu lah hamba memohon karena hanya Engkau lah yang bisa mengabulkan dan menciptakan segalanya di muka bumi ini".
Demikianlah curahan hati seorang tua yang sangat mendambakan kasih sayang dari anak2 - cucu2 nya, semoga anak dan cucu aku akan bisa memuliakan orang tua dan menjadi anak2 yang soleh dan soleha, karena hanya itulah yang bisa membahagiakan, melengkapi dan memberi makna hidup aku didunia ini. Amien.